Selasa, 24 Februari 2009

POLSTRAHANKAMNAS

A. PENGANTAR
B. POLITIK HANKAMNAS
C. STRATEGI HANKAMNAS
D. PEMBANGUNAN DAN PENGGUNAAN KEKUATAN HANKAMNAS
A. PENGANTAR
Arti Hankamnas
- Fungsi pemerintahan negara
- Meliputi pertahanan (luar), dan Keamanan (dalam)
- Melibatkan militer dan rakyat

2. Tujuan Hankamnas
Menjaga tetap tegaknya keberadaan bangsa – negara

Tugas Pokok Hankamnas
Membina ketahanan hankam dalam rangka tanas, dengan mengamankan:
- Ideologi Negara
- Kedaulatan dan Kemerdekaan
- Kepentingan Nasional
- Hasil Bangsa Nasional

4. Fungsi Hankamnas

- Membina kesadaran membela negara
- Membina kekuatan hankam yang menyatu dengan
rakyat
- Mewujudkan wilayah negara sebagai satu kesatuan
hankam

5. Dasar Politik Hankamnas
Pertahanan : Defensif Aktif, tidak ofensif
Keamanan : Preventif Aktif, tidak represif

6. Hakikat Hankamnas

Keterlibatan rakyat (Perlawanan Rakyat Semesta) dalam
menghadapi & mengatasi segala macam dan bentuk
ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri


B. Politik Hankamnas 1. Pengertian
Pernyataan cita-cita bangsa negara tentang pembinaan
secara total dari potensi hankam untuk mencapai tujuan hankam dalam rangka Tunas

2. Prinsip Penuntun

- Jaminan terhadap ketidakpastian
- Bersandar pada kemampuan sendiri
- Politik bebas aktif
- Persatuan-Kesatuan (Wanus)
- Keterlibatan rakyat (Siskamnas)
- Perdamaian dunia
3. Kebijakan Hankamnas
Mencegah perang melalui upaya politik
Mengembangkan penangkalan melalui siskamnas
Mengembangkan kerjasama regional secara fungsional
(Kamhan, bukan Hankam)
Menciptakan Tanreg (Ketahanan Regional)

4. Perumusan Politik Hankamnas
- Waktu harus jatuh - sama (samenvallen) dengan politik
nasional
- Jangkauan jauh ke depan : perlu perkiraan intelejen &
asumsi-asumsi
- Perumusan konkrit berdasarkan kenyataan nyata

Perumusan konkrit berdasarkan kemampuan nyata C. Srategi Hankamnas
Arti
Langkah-langkah pembangunan & penggunaan kekuatan
dan sarana hankamnas dalam rangka pelaksanaan Politik
hankamnas

Tujuan
Mewujudkan daya tangkal terhadap gangguan keamanan
dalam negeri dan ancaman luar negeri dengan membangun
kekuatan hankam, serta meniadakan kerawanan yang ada.
3. Pedoman Pembuatan Renstra Hankam
Prinsip ekonomi dan prioritas
Mencukupi kebutuhan sendiri
Dislokasi kekuatan
Berdasar peraturan perundangan
Penelitian, Pengembangan, dan Teknologi
Militer masuk barak, dan siap sewaktu-waktu dibutuhkan
untuk keamanan
Manajeman hankam
Pemanfaatan peluang
D. Pembangunan dan Penggunaan Hankamnas
Pembangunan Hankamnas : Menciptakan Daya tangkal
(Kekuatan yang memberi keyakinan pada pihak yang mempunyai maksud tidak baik dan melakukan agresi dengan cara apapun, tidak dapat mencapai maksud dan tujuan-nya).

Penggunaan Hankamnas

Pola dasar (diarahkan ke dalam negeri) dengan :

Persuasi (Edukasi) : kerjasama, membangun
Ancaman Langsung : menakuti dengan peringatan lisan
/ gerakan yang dibarengi tindakan
preventif
Penghancuran : Terpaksa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar